SMAN 5 Bukittinggi Menggelar Kegiatan Donor Darah

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Bukittinggi menggelar kegiatan donor darah, Senin, (10/02/2020), di SMAN 5 Bukittinggi Jl. Nj. Dt. Mangkuto Ameh Kec. Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi.
Menariknya kegiatan ini diselenggarakan oleh siswa-siswi yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 5 Bukittinggi.
Hampir seluruh panitia adalah siswa siswi, tujuan diadakannya kegiatan donor darah tidak lain untuk mengajarkan siswa-siswi melakukan bakti sosial dan peduli terhadap sesama manusia.
“Anak-anak ini sedang menggelar donor darah agar mereka terbiasa melakukan bakti sosial dan membantu sesama,” kata Wakil Kepala Sekolah SMAN 4 Bukittinggi Bidang Kesiswaan ibu Mellavoma.

.
Panitia kegiatan yang tidak lain adalah siswa-siswi SMAN 5 Bukittinggi terlihat sangat bersemangat dalam menjalankan tugas-tugas mereka sebagai panitia penyelenggara.
“Jadi agar siswa siswi SMA Negeri 5 Bukittinggi terbiasa dengan donor darah, selain itu agar anggota PMR juga tahu bahwa tugas mereka bukan hanya mengajak siswa donor darah, tapi bisa mengadakan kegiatan donor darah,” kata Humas PMR SMAN 5 Bukittinggi.
Kegiatan yang bertajuk “Melalui Sekantung Darah Selamatkan 1 Jiwa dan Beribu Kebahagiaan” diikuti oleh siswa-siswi kelas XI dan XII yang usianya diatas 17 tahun, juga mengundang warga sekitar SMAN 5 Bukittinggi.
“Kami mengajak siswa kelas 11 dan 12 yang usianya telah 17 tahun ke atas, selain itu kami juga mengundang warga sekitar,” kata salah seorang siswa PMR.

Untuk transfusi darah, siswa-siswi SMAN 5 Bukittinggi bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi. “Kita bekerjasama dengan pihak sekolah, dan PMI Bukittinggi untuk melakukan transfusi darah,” kata siswa tersebut.
Tak hanya panitia yang terlihat antusias, siswa-siswi, bapak ibu guru dan juga pegawai sekolahan yang mendonorkan darahnya juga terlihat senang, salah satu siswa yang mendonorkan darahnya terlihat sangat senang, meski dirinya merasa takut sebelumnya, namun dirinya merasa senang karena bisa membantu orang lain.
“Saya senang dengan adanya kegiatan seperti ini, karena bisa membantu orang, awalnya takut, setelah mencoba ternyata tidak apa-apa,” katanya dgn wajah penuh gembira.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar